Search

Cerita Perempuan ODHA yang Jadi Pendamping Anak dengan HIV dan AIDS - IDNTimes.com

Jakarta, IDN Times - Salah satu orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) Putri Cherry membagikan kisah perjuangannya mengahadapi sigma masyarakat. Ia mengaku memang tidak mudah menjadi ODHA lantaran sudah terdapat stigma negatif. 

Kepada publik, Putri mengatakan daripada memikirkan apa kata orang mengenai dirinya, ia lebih fokus menjadi pendamping untuk anak dengan HIV dan AIDS. 

"Kami bertugas untuk memberikan support (ke orang terdekat dari anak dengan HIV/AIDS), kita memberikan masukan juga untuk mengetahui kondisi anak tersebut," ujar Putri dalam acara "Mengakhiri Stigma HIV AIDS: Masyarakat yang Membuat Perubahan" oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) di Jakarta pada Jumat kemarin. 

Dalam diskusi itu, Putri juga membagikan proses untuk bisa konsisten memperjuangkan keadilan ODHA. Lalu, bagaimana kisah Putri? Berikut ceritanya: 

1. Anak dengan HIV dan AIDS memiliki fase marah dengan keadaan mereka

Cerita Perempuan ODHA yang Jadi Pendamping Anak dengan HIV dan AIDS Unsplash.com/Sai De Silva

Putri menjelaskan, menjadi pendamping anak dengan HIV dan AIDS mulai terasa sulit saat anak tersebut memasuki usia remaja.

"Di situ (usia remaja) mulai banyak pertanyaan kenapa saya harus minum obat terus, muncul rasa jenuh dari mereka juga," ungkap Putri.

Putri mengatakan, anak dengan HIV dan AIDS pun memiliki fase menolak meminum obat karena marah dengan keadaan. "Obatnya tuh diumpetin, di bawah bantal, ditanya udah minum ternyata belum, atau bahkan di buang ke tempat sampah," ujar dia.

Baca Juga: Kalian Mengidap HIV/AIDS? Jangan Malu untuk Melapor dan Berobat

2. Fase remaja adalah waktu yang tepat untuk mulai memberikan pemahaman kepada Anak dengan HIV dan AIDS terkait keadaan sebenarnya

Cerita Perempuan ODHA yang Jadi Pendamping Anak dengan HIV dan AIDS http://www.hp.com

Namun, Putri menambahkan, pada fase itu lah orang tua, pendamping atau kerabat dekat sang Anak dengan HIV dan AIDS dapat menjelaskan keadaan yang sesungguhnya. Bahkan, buka status sang anak kepada publik.

"Kamu tuh ini obat untuk, untuk HIV kamu nak, Virus HIV, ini untuk membantu kamu tetap sehat, gitu lah omongan nya," tutur Putri

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

3. Diskriminasi terhadap anak dengan HIV dan AIDS muncul dari lingkungan terdekat

Cerita Perempuan ODHA yang Jadi Pendamping Anak dengan HIV dan AIDS who.int

Putri menegaskan, yang menjadi masalah pada saat open status  anak dengan HIV dan AIDS adalah diskriminasi. Putri menegaskan, diskriminasi yang di dapatkan anak dengan HIV dan AIDS sangat memperihatinkan.

"Di sekolah malah dibully, ga ada temen sama sekali, gak boleh ditemenin akhirnya dia nangis, sampe ingin pindah sekolah" ujar Putri.

4. Masyarakat harus menghapuskan sifat diskriminatif terhadap ODHA

Cerita Perempuan ODHA yang Jadi Pendamping Anak dengan HIV dan AIDS medicalnewstoday.com

Putri meminta masyarakat lebih mempelajari serta memahami apa itu HIV dan AIDS. Sehingga, diskriminasi terhadap ODHA pun tidak akan terjadi lagi.

Putri bahkan menegaskan diskriminasi terhadap ODHA harus diproses secara hukum. Agar masyarakat benar-benar paham tentang hak asasi yang tetap dimiliki para ODHA.

"Pakai secara hukum biar mereka juga tahu tidak boleh semena-mena dengan anak (dengan HIV dan AIDS)," tutur dia. 

4. Tiga anak Putri semuanya negatif HIV/AIDS

Cerita Perempuan ODHA yang Jadi Pendamping Anak dengan HIV dan AIDS caribbeannationalweekly.com

Putri bercerita, ia menjadi ODHA sejak 2006. Putri mendapatkan penyakit tersebut dari mantan suami yang kini sudah meninggal dunia.

Walaupun demikian, kini Putri telah bahagia karena menemukan pasangan baru serta memiliki tiga anak yang semuanya negatif HIV dan AIDS.

"Saya tetap rutin memeriksa kesehatan anak saya, cek darah untuk melihat ada virus atau tidak, saya bersyukur semuanya aman. Anak saya tiga-tiganya dan suami saya yang sekarang yang kedua ini, negatif HIV/AIDS," kata dia lagi. 

Baca Juga: 98 Penderita HIV/AIDS di Kudus Mayoritas Usia Produktif

Let's block ads! (Why?)



Kesehatan - Terkini - Google Berita
November 30, 2019 at 11:30AM
https://ift.tt/2L2oY07

Cerita Perempuan ODHA yang Jadi Pendamping Anak dengan HIV dan AIDS - IDNTimes.com
Kesehatan - Terkini - Google Berita
https://ift.tt/2zZ7Xy3

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Cerita Perempuan ODHA yang Jadi Pendamping Anak dengan HIV dan AIDS - IDNTimes.com"

Post a Comment

Powered by Blogger.