Search

Demi Temukan Vaksin Permanen, Ilmuwan Suntik 18 Kera untuk Uji Coba - Suara.com

Suara.com - Demi menemukan solusi baru dan mengatasi penyebaran virus corona baru atau covid-19, peneliti dari Institut Kesehatan Nasional AS (NIH) mencoba melakukan penelitian dengan melibatkan 18 kera rhesus.

Eksperimen ini dilakukan dengan cara membuat kera-kera tersebut terinfeksi sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV).

Mereka kemudian menyuntikkan kelompok monyet dengan antivirus atau vaksin eksperimental remdevisir, setelah atau sebelum menginfeksi monyet dengan virus.

Peneliti pun menemukan setelah enam hari monyet yang divaksinasi baik-baik saja, monyet yang dirawat pun baik-baik saja, sedangkan monyet yang tidak diobati menderita beberapa gejala.

Ilmuwan mengungkapkan bahwa sebelumnya vaksin remdesivir dapat melindungi hewan dari berbagai virus.

"Remdesivir sebelumnya melindungi hewan terhadap berbagai virus dalam percobaan laboratorium. Obat ini telah ditunjukkan secara eksperimental untuk secara efektif mengobati monyet yang terinfeksi virus Ebola dan Nipah," ujar salah satu juru bicara NIH, dilansir The Sun.

Monyet di dalam ruang laboratorium (YouTube/The Sun)
Monyet di dalam ruang laboratorium (YouTube/The Sun)

Itulah sebabnya mereka kembali menggunakan teknik yang sama untuk mencoba obat tersebut ke MERS-CoV dan Covid-19, mengingat kedua virus tersebut satu keluarga dan memiliki gejala yang sama.

"Para ilmuwan menunjukkan bahwa hasil penelitian yang menjanjikan mendukung uji klinis tambahan remdesivir untuk MERS-CoV dan Covid-19," sambungnya.

Meski tampak menjanjikan, para ilmuwan masih perlu menjalani uji coba manusia untuk memastikan bahwa obat tersebut bekerja sebelum produksi massal dilakukan.

Ilustrasi pencegahan virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi pencegahan virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

"Setidaknya dua uji klinis remdesivir untuk 2019-nCoV sedang berlangsung di China, dan pasien lain dengan infeksi 2019-nCoV telah menerima obat di bawah protokol penggunaan," sambung peneliti.

Sebagian besar dari penggunaan hewan ini adalah untuk mengembangkan dan menguji keamanan dan efektivitas obat-obatan dan vaksin potensial manusia.

Primata juga digunakan untuk mempelajari bagaimana fungsi otak dan dalam penelitian yang berkaitan dengan reproduksi manusia.

Let's block ads! (Why?)



Kesehatan - Terbaru - Google Berita
February 25, 2020 at 03:05PM
https://ift.tt/2SZHJFP

Demi Temukan Vaksin Permanen, Ilmuwan Suntik 18 Kera untuk Uji Coba - Suara.com
Kesehatan - Terbaru - Google Berita
https://ift.tt/2zZ7Xy3

Bagikan Berita Ini

1 Response to "Demi Temukan Vaksin Permanen, Ilmuwan Suntik 18 Kera untuk Uji Coba - Suara.com"


  1. Hanya di DEWALOTTO BO terpercaya permainan terlengkap dengan proses tercepat dan pelayanan 24jam dari kami yang siap melayanin anda semua jadi tunggu apa lagi yuk segera bergabung..
    ADD WA +85569312579 Terima Kasih admint...:)

    ReplyDelete

Powered by Blogger.